TEGAL – Kontingen Kota Tegal menambah enam medali pada hari ketujuh Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026, Selasa (27/10).
Tambahan tersebut terdiri atas dua perak dan empat perunggu dari sejumlah cabang olahraga (cabor).
Medali perak kelima dipersembahkan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Tegal, melalui nomor naga halang rintang.
Sementara perak keenam, diraih Nisa Sofwa dari cabang menembak pada nomor 10 meter air pistol women individual.
Adapun empat medali perunggu berasal dari cabang akuatik, panahan, tarung derajat dan menembak.
Atlet akuatik Maria Lovea Maureen menyumbangkan perunggu kelima melalui nomor 400 meter gaya bebas.
Dari cabang panahan, tiga atlet putri Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Tegal, yakni Theresia, Fathimah dan Adzkia, meraih perunggu keenam pada nomor compound putri beregu.
Medali perunggu ketujuh diraih atlet tarung derajat Rayana Fatiha Reyhandika pada kelas 55,1-58 kilogram.
Sementara perunggu kedelapan, dipersembahkan cabang menembak melalui nomor 10 meter air pistol men team oleh Brian Dwi Putra Sulistiono dan Muhamad Rizki Trita Anandira.
Ketua Kontingen Kota Tegal, R Heru Setyawan, mengapresiasi perjuangan para atlet yang terus berupaya memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Dia berharap tambahan medali tersebut menjadi penyemangat bagi atlet yang masih bertanding.
“Puji syukur, perolehan medali terus bertambah. Kami mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan pelatih yang telah bekerja keras membawa nama Kota Tegal. Semoga atlet yang masih bertanding dapat menjaga semangat, tampil maksimal dan kembali menyumbangkan medali,” ujarnya.
Heru juga berharap, dukungan masyarakat terus mengiringi perjuangan kontingen hingga seluruh rangkaian pertandingan Porprov Jateng XVII 2026 berakhir.
Berdasarkan rekapitulasi sementara hingga Selasa (27/10), Kontingen Kota Tegal mengoleksi 22 medali, terdiri atas delapan emas, enam perak dan delapan perunggu.
Kontingen Kota Tegal masih berpeluang menambah koleksi medali dari sejumlah cabang olahraga yang belum menyelesaikan pertandingan.
Para atlet diharapkan mampu memaksimalkan kesempatan yang tersisa untuk memperbaiki capaian kontingen pada ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut.