TEGAL – Wali Kota Tegal terpilih Dedy Yon Supriyono menyempatkan hadir dalam Rapat Kerja (Raker) yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tegal di Gedung SWAM Kota Tegal, Rabu (18/12/2024).
Dalam kesempatan itu, selain memberikan motivasi dan arahan, Dedy Yon juga menyatakan siap untuk memajukan prestasi olahraga Kota Bahari.
Raker dihadiri Pj Sekda Kota Tegal, Sartono Eko Saputro, Kepala Disporapar Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi, Ketua KONI Jateng, Bona Ventura juga dihadiri pengurus KONI Kota Tegal, pengurus cabang olah raga (cabor) dan perwakilan dari Forkompimda.
Wali kota terpilih, Dedy Yon menyatakan, prestasi olahraga harus naik. Karena itu anggaran perlu dilakukan evaluasi, termasuk pembinaan dan sarpras. Selain itu, kepengurusan cabor, pelatih, atlet dan anggaran cabor juga harus diperhatikan.
“Anggaran sudah memenuhi standar atau belum. Kalau ingin mendapatkan banyak medali yaitu olahraga yang banyak gaya. Untuk persiapan harus dilakukan dua setengah tahun. Untuk pembinaan dari reward selama ini telah disiapkan Rp 50 juta. Saya ingin karakter pengurus KONI dan cabor memiliki karakter kompetitor. Keberhasilan tujuh medali emas harus dipertahankan dan bisa meraih medali,” katanya.
Ketua KONI Kota Tegal, Supardi mengatakan, anggaran hibah untuk KONI Kota Tegal pada tahun 2025 hanya sekitar Rp 1,8 miliar. Dia berharap tidak ada pengurangan, mengingat pada tahun 2026 terdapat agenda Porprov Jateng dan tahap seleksi Pra Porprov pada tahun 2025.
“Atlet dari Kota Tegal harus bisa lolos. Karena itu, dibutuhkan dukungan Pemkot Tegal, khususnya dukungan anggaran yang cukup,” jelasnya.
Pj Sekda Kota Tegal, Sartono Eko Saputro mengatakan, kolaborasi berbagai pihak dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan pembangunan dan pengembangan kemajuan olahraga di Kota Tegal sangat dibutuhkan dalam peningkatan prestasi olahraga.
“Pemerintah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KONI,” katanya.
Menurut dia, pembinaan olahraga merupakan sumber daya manusia yang sehat. Oleh karena itu dalam pengembangan potensi kepemudaan, Pemkot Tegal siap mendukung.
“Dengan komitmen bersama, saya yakin bisa tercapai sesuai dengan harapan. Melalui olahraga mampu mengibarkan panji-panji juara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana mengemukakan, raker dilakukan untuk mengevaluasi dan menyiapkan langkah strategi dalam rangka peningkatan prestasi olahraga.
Menurutnya, pola pembinaan dalam prestasi merupakan tantangan dan fokus terhadap cabor perorangan, meskipun cabor beregu tetap dilakukan. Selain itu, pemberian bonus sebagai bentuk motivasi dengan pola berjenjang.
“Klasifikasi cabor perlu dilakukan untuk kriteria unggulan pertama, kedua dan ketiga,” katanya.
Menurut dia, apabila pola dilakukan, prestasi olahraga di Kota Tegal dan Jawa Tengah bisa mengalami kenaikan. Namun, untuk mempertahan prestasi yang diperoleh juga tidak mudah.
“Perlu ada upaya serius dan konsisten, sehingga Porprov Jateng di Semarang yang akan datang bisa meningkat prestasinya,” pungkas Bona.