Kontingen Kota Tegal Bidik 15 Emas di Porprov Jateng 2026
TEGAL – Kontingen Kota Tegal membidik 15 medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Meski demikian, Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Tegal, melihat potensi raihan hingga 23 medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kontingen Kota Tegal terdiri atas 139 atlet dan 31 pelatih yang akan berlaga pada 26 cabang olahraga atau cabor.
Pelepasan kontingen dilakukan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa 13 Oktober 2026.
Ketua KONI Kota Tegal Supardi mengatakan, target 15 medali emas ditetapkan dengan mempertimbangkan potensi atlet serta berbagai tantangan yang dihadapi selama pertandingan.
Menurut dia, berdasarkan pemantauan terhadap perkembangan atlet selama menjalani pemusatan latihan intensif sejak Mei hingga September 2026, terdapat potensi meraih 23 medali emas.
Namun, KONI memilih menetapkan target yang realistis. Sebab, sejumlah cabang olahraga memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi penilaian maupun kondisi alam yang memengaruhi jalannya pertandingan.
“Target kami tetap 15 emas. Kami mencoba realistis, bukan sekadar menyampaikan target yang menyenangkan. Berdasarkan laporan dan pengamatan terhadap perkembangan atlet, potensi sebenarnya bisa mencapai 23 emas,” kata Supardi.
Dia mencontohkan, cabang olahraga dengan kategori seni memiliki unsur subjektivitas dalam penilaian.
Sementara pada aeromodelling, kondisi angin dapat memengaruhi performa atlet dan hasil pertandingan.
Supardi berharap, target 15 medali emas dapat tercapai sehingga posisi Kota Tegal dalam klasemen akhir Porprov juga meningkat. KONI membidik posisi peringkat 15.
Menurut Supardi, persaingan pada Porprov cukup ketat karena Kota Tegal memiliki keterbatasan jumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan yang diikuti.
Dari puluhan cabang olahraga yang dipertandingkan, Kota Tegal hanya mengikuti 26 cabor.
Kontingen juga hanya turun pada 106 nomor pertandingan dari total nomor yang tersedia dalam Porprov.
Sejumlah cabor yang diharapkan menyumbangkan medali emas antara lain pencak silat, tinju, tarung derajat, barongsai, kempo, soft tennis, gulat, panahan, balap sepeda, e-sport dan sport dance.
Pada Babak Kualifikasi atau BK Porprov 2025, Kontingen Kota Tegal meraih 19 medali emas, 15 perak dan 20 perunggu dari 23 cabang olahraga.
Supardi berharap, keikutsertaan pada Porprov juga menjadi kesempatan untuk menjaring atlet potensial yang dapat dikembangkan menjadi atlet berprestasi di tingkat nasional.
Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meminta seluruh atlet, pelatih dan ofisial menjaga konsentrasi selama mengikuti pertandingan.
Dedy Yon mengingatkan kontingen agar tetap berada di lokasi kegiatan dan tidak meninggalkan tempat, sehingga persiapan serta fokus bertanding tetap terjaga.
Dedy Yon berharap, Porprov tidak sekadar menjadi ajang mengejar medali, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet dan pencarian bibit unggul dari Kota Tegal.
“Kami berharap ada peningkatan prestasi. Melalui Porprov, mudah-mudahan muncul bibit-bibit terbaik yang nantinya tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu melambung di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dedy Yon.
Terkait absennya atlet yang selama ini menjadi andalan, Atifa, Dedy Yon berharap semangat dan prestasi atlet tersebut dapat menginspirasi generasi berikutnya.
Dedy Yon menilai, pembinaan atlet harus terus berlanjut agar Kota Tegal dapat melahirkan atlet-atlet baru yang mampu meneruskan prestasi pendahulunya.