TEGAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tegal menggelar multi stage fitness test bagi ratusan atlet, pelatih, dan ofisial di GOR Wisanggeni, Minggu 3 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, sekaligus untuk memastikan kondisi kebugaran atlet tetap dalam keadaan optimal.
Sebelum mengikuti beep test, para atlet terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Slerok.
Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi badan serta berat badan.
Ketua KONI Kota Tegal, Supardi, menyampaikan bahwa tes kebugaran ini penting sebagai dasar pemetaan kondisi fisik atlet.
“Kami ingin memastikan kebugaran atlet tetap terjaga. Data hasil tes ini akan menjadi acuan dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya,” ujar Supardi.
Supardi menambahkan, atlet dibagi ke dalam tiga lini berdasarkan target prestasi.
Lini satu diproyeksikan meraih medali emas, sedangkan lini dua dan tiga ditargetkan meraih medali perak dan perunggu.
“Penentuan lini ini menjadi bagian dari strategi pencapaian prestasi, baik untuk nomor perorangan maupun beregu,” jelas Supardi.
Selain itu, KONI Kota Tegal juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program latihan masing-masing cabang olahraga.
Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembinaan, termasuk penerapan sistem degradasi atlet.
“Kami ingin seluruh atlet tetap menjaga performa dan disiplin dalam menjalani program latihan,” tambah Supardi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Tegal, Heru Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi atlet dalam menghadapi Porprov.
“Tes ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan atlet secara fisik, mental, dan disiplin sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Heru.
Sebanyak 26 cabang olahraga dari Kota Tegal telah lolos ke Porprov Jawa Tengah 2026 dengan total 142 atlet.
KONI Kota Tegal menargetkan setiap cabang olahraga dapat menyumbangkan minimal satu medali emas.
Setelah pelaksanaan tes kebugaran, para atlet akan mengikuti pemusatan pelatihan daerah selama lima bulan, terhitung mulai Mei hingga September 2026, sebagai bagian dari tahap akhir persiapan menuju Porprov.